NONFORMAL FESTIVAL #13 (NFEST #13)

Himplus-UNY
0

 


BERITA ACARA NFEST#13 HIMA PNF KABINET GALASKARA 2025 
 
    NFEST #13 merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan sebagai agenda akhir tahun mahasiswa Pendidikan Nonformal. Pada pelaksanaan tahun ini, NFEST #13 menggandeng beberapa lembaga pendidikan nonformal sebagai bentuk kemitraan, yaitu Sanggar Anak Alam, TBM Mata Aksara, PKBM Al Islam, dan PKBM Wijaya Kusuma. Kolaborasi ini menjadi wujud nyata sinergi antara mahasiswa dan lembaga nonformal dalam menghadirkan kegiatan yang edukatif sekaligus aplikatif bagi masyarakat. Tujuan diselenggarakannya NFEST #13 adalah untuk memperkenalkan kepada masyarakat luas mengenai konsep pendidikan nonformal serta peran penting pendidikan nonformal dalam mendampingi, memberdayakan, dan mengembangkan potensi masyarakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat memperoleh pemahaman bahwa pendidikan tidak hanya berlangsung di ruang kelas formal, tetapi juga dapat hadir secara fleksibel, kontekstual, dan berbasis kebutuhan masyarakat. Rangkaian Acara Nfest #13 sudah dimulai sejak tanggal 12 November - 20 Desember. Kegiatannya yaitu berupa lomba menulis essay dengan 2 Sub tema “Analisis Filosofis atas Makna Pertumbuhan Diri Dalam Kehidupan Modern” dan “Perspektif Ilmiah Tentang Proses Pembentukan Karakter Melalui Resiliensi” selain lomba essay diadakan juga lomba menulis cerpen dengan tema “Dari Gagal Aku Belajar, Dari Luka Aku Menemukan Cahaya.” seluruh rangkaian lomba diadakan secara online dan diumumkan saat acara puncak NFEST#13 pada tanggal 20 Desember 2025 Pada tanggal 20 Desember 2025, telah diadakan acara puncak NFEST #13 dengan beberapa rangkaian kegiatan. Sebelum memasuki rangkaian acara inti, kegiatan diawali dengan pembukaan yang disampaikan oleh Ketua Pelaksana, Devy Kusumawati, dilanjutkan sambutan dari Ketua HIMA Pendidikan Nonformal, Zahra Aulia Moehanm. Acara kemudian diresmikan secara simbolis oleh Pendamping HIMA Pendidikan Nonformal, Bapak Dr. Dafid Slamet Setiana, M.Pd., sebagai tanda dimulainya seluruh rangkaian kegiatan NFEST #13. Rangkaian puncak acara NFEST #13 terdiri dari tiga kegiatan utama, yaitu talkshow, workshop, dan hiburan. Rangkaian pertama dibuka dengan sesi talkshow yang menghadirkan narasumber Ibu Wahya dari Sanggar Anak Alam dan Ibu Heni dari TBM Mata Aksara. Talkshow ini membahas mengenai pendidikan alternatif, proses pembelajaran dalam pendidikan nonformal, serta bagaimana pendidikan alternatif dapat membentuk manusia yang utuh dan berdaya. Kegiatan talkshow ini dihadiri oleh tujuh orang peserta yang berasal dari masyarakat umum dan berlangsung secara interaktif. Sebelum memasuki rangkaian acara kedua, yaitu workshop, kegiatan diselingi dengan penampilan musik akustik dari Penofa Akustik, yang merupakan kelompok musik mahasiswa Pendidikan Nonformal. Penampilan ini memberikan suasana santai dan menghibur sekaligus menjadi ruang ekspresi kreativitas mahasiswa. 
    Rangkaian selanjutnya adalah workshop pembuatan gantungan botol dan gantungan kunci berbahan makrame yang difasilitasi oleh mahasiswa Pendidikan Nonformal, yaitu Maulinda Rohmah, Esti Wangi, dan Aker Aksara. Workshop ini berlangsung selama kurang lebih tiga jam dan berjalan secara interaktif, ditandai dengan adanya komunikasi dua arah antara peserta dan fasilitator. Kegiatan workshop ini diikuti oleh enam belas peserta yang terdiri dari masyarakat umum dan mahasiswa Pendidikan Nonformal. Rangkaian acara terakhir adalah hiburan sebagai penutup kegiatan NFEST #13. Pada sesi ini, panitia menghadirkan tiga grup band, yaitu NAEDOG, UKMF CAMP, dan ANIMATO ENTERTAINMENT. Penampilan ketiga band tersebut berhasil menciptakan suasana yang meriah dan penuh kebersamaan, di mana peserta dan panitia menikmati alunan musik dengan antusias hingga akhir acara. Selain tiga rangkaian utama kegiatan, NFEST #13 juga menghadirkan Pojok Nonformal yang menampilkan berbagai hasil belajar dan produk kreatif dari lembaga-lembaga pendidikan nonformal. Pojok ini menyajikan beragam karya seperti buku, kaos, produk daur ulang dari botol, kerajinan keramik, sabun dan sampo buatan tangan, karya eco print, serta lukisan. Kehadiran Pojok Nonformal menjadi sarana edukasi sekaligus apresiasi terhadap proses dan hasil pembelajaran di lembaga pendidikan nonformal. 

Dokumentasi:









Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)